Deskripsi Pekerjaan
Kami mencari profesional yang berdedikasi tinggi dan berorientasi pada target untuk bergabung sebagai Marketing Benih di wilayah Yogyakarta. Posisi ini bertanggung jawab langsung atas penetrasi pasar, edukasi produk, serta perluasan jaringan distribusi benih unggul ke petani, kelompok tani, dan kios pertanian retail.
Kandidat yang ideal memiliki pemahaman praktis mengenai industri agribisnis, daya juang tinggi di lapangan, serta kemampuan komunikasi persuasif. Peran ini menuntut inisiatif dalam mengenalkan keunggulan produk benih melalui demonstrasi lapangan, membangun kemitraan strategis jangka panjang, dan mengamankan volume penjualan yang konsisten sesuai target perusahaan.
Jika Anda memiliki latar belakang di sektor pertanian atau penjualan sarana produksi pertanian (saprotan) dan ingin mengembangkan karier di lingkungan yang dinamis, kami mengundang Anda untuk melamar.
Tanggung Jawab
- Menyusun dan mengeksekusi rencana kerja pemasaran benih di wilayah kerja yang ditentukan.
- Membangun dan memelihara hubungan kemitraan dengan kios tani, distributor, dan kelompok tani (poktan).
- Menyelenggarakan kegiatan promosi langsung seperti demo plot (demplot), sarasehan petani, dan temu tani.
- Menganalisis tren pasar, potensi wilayah, pergerakan kompetitor, serta kebutuhan varietas benih lokal.
- Mencapai target penjualan bulanan dan target penagihan tepat waktu.
- Menyediakan laporan mingguan dan bulanan terkait aktivitas lapangan, volume penjualan, dan komplain pelanggan.
Kualifikasi
- Pendidikan minimal D3/S1 di bidang Pertanian, Agronomi, Agribisnis, atau bidang terkait.
- Pengalaman kerja minimal 1-2 tahun di bidang penjualan/pemasaran produk saprotan (benih, pupuk, atau pestisida).
- Memiliki pemahaman yang baik mengenai teknik budidaya tanaman dan siklus agribisnis lokal.
- Keahlian komunikasi, negosiasi, dan presentasi lapangan yang terbukti efektif.
- Memiliki SIM C/A aktif dan bersedia melakukan perjalanan lapangan secara intensif di area Yogyakarta dan sekitarnya.
- Mampu bekerja mandiri dengan pengawasan minimal serta berorientasi pada pencapaian target.